NEWS TICKER

Diduga Tidak Berijin, Proyek PT.Bimaska di Batuceper Tetap Berjalan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 9:44 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 265
Lokasi PT.Bimaska, foto indra Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pembangunan Proyek Pergudangan PT.Bimaska Sukses Jaya yang berada di Jalan Daan Mogot KM. 22, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang diduga belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Meski begitu, pantauan awak media Faktakhatulistiwa.com tampak di lokasi proyek sedang dilaksanakan aktivitas pengurukan dan pemancangan pondasi. Bahkan truk besar terlihat keluar masuk dari lokasi proyek itu.

Saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2020) Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tagerang, Gufron Falfeli membenarkan, bahwa proyek PT. Bimaska Sukses Jaya  yang berada di wilayah Batuceper itu, belum mengantongi izin.

“Benar, kita (Satpol PP.red) juga sudah minta proses pembangunan untuk distop, jangan sampai ada aktifitas pekerjaan pembangunan lagi sebelum punya IMB,” katanya kepada awak media yang tergabung di Forwat.

Gufron juga mengancam jika proyek itu masih juga membandel untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan, maka pihaknya tidak segan-segan akan melakukan tindakan tegas.

“Ya, sama kaya pembangunan yang lain, kalo ada laporan masih ada aktifitas akan kita layangkan surat dan bahkan kalo ngeyel ya terpaksa kita lakukan penyegelan,” jelas Gufron.

Maraknya bangunan ilegal atau yang belum berizin di Kota Tangerang, Gufron meminta agar pihak-pihak lain dapat bersinergi dan saling membantu berkoordinasi dalam memberikan informasi. Sehingga bisa meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang.

“Kami juga kan secara personel terbatas. Ya jadi, kalo bisa mah semua unsur dan pihak mitra bisa bantu lah buat laporan, kan secara tidak langsung juga bisa ikut bantu ningkatin PAD,” harap Gufron.

Saat disambangi di lokasi proyek PT.Bimaska Sukses Jaya, awak media hanya mendapat penjelasan dari salah seorang Petugas Keamanan bernama Nurjamal. Menurut dia pekerjaan proyek itu telah berjalan selama dua bulan. Namun dirinya megaku tidak mengetahui persis soal izin proyek tersebut.

“Ya soal izin itu sih untuk jelasnya bisa tanya ke Lurah dan Camat. Saya cuma jaga keamanan,”pungkasnya singkat.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.