NEWS TICKER

Diduga Terpapar Covid-19, RS Sari Asih Bantah Viralnya Jenazah Pasien Ke Garut

Selasa, 5 Mei 2020 | 12:50 pm
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 482
RS Sari Asih Karawaci, foto Indra Rubadi faktakhatulistiwa.com

 

KOTA TANGERANG, faktakhatulistiwa.com – Rumah Sakit (RS) Sari Asih bantah maraknya pemberitaan soal pengiriman jenazah salah satu pasien yang diduga meninggal akibat terpapar COVID-19 ke Garut, Senin 27 April 2020 lalu.

Sempat diberitakan, pemulangan jenazah yang juga diduga tidak menggunakan Protokol COVID-19 oleh pihak RS Sari Asih, dan hanya dibungkus kain kafan dengan petugas ambulan dalam mengiring jenazah tanpa Alat Pelindung Diri (APD), mengakibatkan warga Pameungpeuk Garut Jawa Barat, ketakutan dan geger.

Saat dikonfirmasi melalui Bidang Marketing dan Komunikasi (Markom) RS Sari Asih, Karawaci, Kota Tangerang, Ahmad Gendon menjelaskan, sebelumnya pihaknya sudah sesuai melaksanakan protokol pemeriksaan COVID-19 pada pasien JN (44) saat datang. Namun, usai dilakukan pemeriksaan dengan melakukan Screen COVID-19, pasien dinyatakan Negatif.

“Pasien datang ke RS Sari Asih Kota Serang pada Tanggal 21 Maret 2020, dan langsung melakukan protokol pemeriksaan COVID-19. Pasien masuk melalui IGD, keluhannya mual, muntah, sulit makan dan minum. Pasien dilakukan screen COVID-19 di dada, tidak ada hasil (Negatif COVID-19), dari lab juga tidak ada,” terangnya, melalui pesan Whatsapp, Senin (4/5/2020) malam.

Dirinya pun mengungkapkan, jika pasien langsung ditangani dengan tanggap, hingga dilakukan perawatan inap selama enam hari. Namun, upaya yang sudah dilakukan, tuhan berkehendak lain.

“Pasien ditangani oleh dua dokter spesialis paru dan penyakit dalam, dan menyebut tidak ada COVID-19. Pasien sempat dirawat selama enam hari, namun keadaannya menurun hingga pada Selasa (28/4/2020) dan akhirnya meninggal dunia,” kata Ahmad.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir (Tidak Menjelaskan Diagnosa), dikeluarkanlah surat kematian, dan perdasarkan permintaan keluarga, pihak RS Sari Asih pun mengantarkan jenazahnya ke Garut.

“Pihak keluarga minta jenazah pasien dibawa ke Garut untuk dimakamkan. RS Sari Asih Kota Serang pun mengeluarkan surat kematian sesuai dengan diagnosa penyakitnya, dan mengantarkan dengan ambulans,” tandas Ahmad.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.