NEWS TICKER

Desak Habib Riziq Dibebaskan, Ribuan Umat Banjiri Gedung MUI Kota Tangerang

Rabu, 16 Desember 2020 | 9:52 pm
Reporter: M.Rendy
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 75
Habib Temui MUI Kota Tangerang, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Ribuan umat muslim kota Tangerang menggelar aksi damai didepan Gedung MUI Kota Tangerang menuntut Imam besar Habib Riziq Shihab dibebaskan dari tuntutannya rabu (16/12/2020).

Bahkan dalam orasinya, ribuan peserta aksi tersebut siap untuk menggantikan Imam besar Riziq Sihab mendekam didalam penjara jika memang melanggar, hal tersebut dilakukan lantaran para pengunjuk rasa menilai Imam besar Habib Riziq Sihab tidak pernah mengeluarkan undangan atau himbauan baik di petamburan ataupun di mega mendung.

Disamping itu, para pengunjuk rasa juga meminta kepada pihak berwajib untuk mengusut tuntas penembakan oleh aparat kepolisian terhadap enam laskar FPI yang meninggal dunia saat mengawal Imam besar Habaib Riziq Sihab.

Awalnya ribuan pengunjuk rasa yang didominasi oleh santri tersebut hendak menuju Mapolres Metro Tangerang Kota untuk menyampaikan aspirasinya namun masa aksi diarahkan petugas keamanan untuk menuju ke gedung MUI Kota Tangerang lantaran saat itu Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto tengah berada digedung tersebut usai menghadiri pembukaan Musda MUI Kota Tangerang.

Sempat terjadi ketegangan antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan yang berjaga lantaran kebanyakan dari pengunjuk rasa tidak mempercayai informasi keberadaan kapolres Metro Tangerang Kota yang disebut tengah berada di gedung MUI Kota Tangerang.

“Begini aja pak, saya minta siapa yang penanggung jawab aksi ini agar kami bisa mencatat terlebih dahulu, kalau tidak penanggung jawabnya mohon maaf kami tidak bisa membantu saudara saudara,”kata Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Yudhistira yang saat itu memimpin pengamanan dilokasi konsentrasi masa.

Awalnya tidak ada satupun peserta aksi yang bersedia untuk dijadikan penanggung jawab, namun setelah beberapa menit menunggu pada akhirnya salahseorang Habaib Husein Salahseorang tokoh agama dikota Tangerang bersedia untuk menjadi penanggung jawab.

Mendengar hal tersebut, Wakapolres metro tangerang kota AKBP Yudhistira dengan sigap memberikan akses dan pengawalan kepada perwakilan pengunjuk rasa untuk menemui Kapolres Metro Tangerang kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto.

“Mohon dimaklumi tidak semua bisa masuk karna protokol kesehatan yang harus tetap dijalankan, untuk itu saya meminta kepada beberapa perwakilan saja untuk menyampaikan aspirasinya,”tukas Wakapolres.

Benar saja, saat beberapa perwakilan dipersilahkan memasuki gedung MUI, didalam tengah menunggu Kapolres Metro Tangerang kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto yang baru saja menghadiri pembukaan musyawarah daerah MUI Kota Tangerang.

Dalam keterangannya kepada pengunjuk Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengaku akan menampung aspirasi yang disampaikan untuk selanjutnya diteruskan kepada pimpinannya.

“Yang pertama kita sepakat untuk menjaga kamtibmas diwilayah kota Tangerang, yang kedua saya bisa memahami aspirasi yang Kiai, Ustadz dan habib, tadi sudah disampaikan bahwa beberapa kiai dan ulama ada semacam keinginan bagaimana proses penyidikan yang tengah dilaksanakan,”kata Kapolres.

Ia menjelaskan, proses hukum yang saat ini tengah dipersoalkan oleh pengunjuk rasa tersebut saat ini tengah diambil oleh markas besar kepolisian republik indonesia, sehingga dipastikan tidak ada muatan ataupun kepentingan didalamnya.

“Untuk menghindari dalam tanda kutip menjadi pertanyaaan masyarakat, dan mudah mudahan proses ini semua juga sudah tau dan teman teman dapat menyaksikan tuntutan tuntutan dan ada beberapa elemen masyarakat yang menyaksikan dan tentunya ini  menjadi catatan tersendiri bagi kami di kepolisian,”tutur Kapolres.

Berdasarakan pantauan dilokasi, Aksi ribuan umat islam tersebut berlangsung damai dan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto sempat menemui pengunjuk rasa dan mendengarkan beberapa tuntutan massa.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.