NEWS TICKER

Data BST Menyusut, Petugas PSM di Tangerang Diambek Warga

Minggu, 18 April 2021 | 8:24 pm
Reporter: Yud/Red
Posted by: Redaktur
Dibaca: 1220
Petugas PSM diambek warga, Gambar ilustrasi by Faktakhatulistiwa.com

TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Petugas Bantuan Sosial Tunai (BST) diambek warga, lantaran hilangnya nama para penerima dari data di tahap ketiga.

Diantaranya, pengurus RT, RW serta PSM di tingkat Kelurahan menjadi sasaran utama masyarakat yang tidak terdata dalam penerimaan BST.

Terlebih penyaluran BST tahap ketiga di bulan April 2021 dihimpun akan diterima dengan jumlah rupiah ganda. Yakni, penerimaan bulan Maret disatukan dengan bulan April menjadi RP. 600.000, ditambah jadwal yang sangat mendekati dengan hari raya Idul Fitri.

Seperti yang terjadi di salahsatu Kelurahan di Kecamatan Tangerang, petugas PSM disambangi oleh warga, bahkan hingga ke rumah petugas, guna mempertanyakan alasan dirinya tidak ada dalam data penerima BST, padahal pada tahap 1 dan 2 warga tersebut menerima bantuan sosial tunai tersebut.

“Saya sampe disamperin ke rumah sama warga, tidak cuma satu dua orang, banyak yang ke Kantor Kelurahan sampai ke rumah juga mereka menanyakan alasan tidak terdata, mereka datang ke kami (Petugas PSM -red) usai bertanya ke RT RW, dan pihak pengurus RT pun mengarahkan ke Kami.” Kata Dinda selaku petugas ITE PSM di Kelurahan Sukasari.

Petugas PSM tersebut mengatakan bahwa usulan data penerima yang sebelumnya sudah diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Tangerang, namun data yang terbit di bulan April ini malah berbeda dari usulan.

“Faktor terhapus nama penerima banyak, seperti data ganda keduanya terhapus, selain itu jika namanya sudah dapet PKH maka otomatis terhapus. Banyak juga nama-nama yang sudah meninggal terhapus tapi gak semuanya bahkan ada nama-nama baru juga yang nongol itu nama orang yang sudah meninggal. Sebenernya nama-nama terhapus itu 180 derajat sangat berbeda dari data pengajuan untuk penghapusan setiap bulannya,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kasie Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (LINJAMSOS) Dinas Sosial Kota Tangerang, Arief Rahman Skm., mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Sosial dengan mengirimkan surat, namun hingga saat ini belum ada tanggapan mengenai hal tersebut.

“Seluruh Indonesia, masalahnya di kementerian, Saya sudah berkirim surat ke Kementerian,” Kata Arief.

Dirinya merasa simpati mendengar keluhan di tingkat Kelurahan terkait kemarahan warga yang menuduh kesalahan data tersebut ada di petugas PSM.

“Nih sampe ada warga menuduh PSM Kelurahan (sambil menunjukkan tangkapan layar percakapan petugas PSM dengan Warga -red), utamanya warga yang nyalahin PSM malah sampe disumpahin. Kasihan PSM, RT dan RW disu’udzonin warga,” pungkasnya.

Dihimpun Faktakhatulistiwa.com, data rekapitulasi penerima BST se-Kota Tangerang pada tahap 1 di Bulan Januari sebanyak 183.251 KK, pada tahap 2 di Bulan Februari 182.886 KK, hingga terjadi penurunan pada tahap 3 Maret-April 122.462 KK.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.