NEWS TICKER

BPJS WATCH Kecewa Dengan Layanan Kesehatan di Kota Tangerang

Minggu, 26 April 2020 | 5:47 am
Reporter: Redaksi
Posted by: Redaksi
Dibaca: 195

KOTA TANGERANG, faktakhatulistiwa.com – Pemantau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS WATCH) Tangerang Raya, sangat kecewa dengan layanan kesehatan yang mengabaikan kebutuhan masyarakat dalam mendapati tindakan medis.

Seperti adanya kejadian 2019 lalu, dengan adanya Jenazah korban tenggelam yang digendong pamannya karena tidak mendapat bantuan mobil ambulan, serta kali ini seorang Nenek meninggal diatas becak karena tidak mendapat pelayanan oleh dokter di Klinik YKS.

Oleh karena itu, H Sugandi SH selaku Koordinator BPJS WATCH Tangerang Raya, merasa tidak mengerti, kenapa hal yang sama bisa terjadi di Kota yang mempunyai moto Ahlakul Karimah, apa yang salah ?

“Pernah terjadi kasus yg menghebohkan dan viral di medsos terkait jenazah bocah yang terpaksa harus digendong oleh pamannya karena tidak bisa pake mobil ambulan dengan alasan SOP, dan yang sekarang terjadi lagi kasus yg menghebohkan dan viral juga dimedsos tentang nenek yang wafat di atas becak dengan alasan yang hampir sama,” ucapnya, (26/4).

Lebih lanjut, dirinya juga menjelaskan bahwa kekhawatirannya terhadap masyarakat yang mengalami sakit biasa akan terabaikan karena fasilitas kesehatan (Faskes). “Yang ada sekarang lebih fokus pada penanganan Covid-19, sekarang menjadi kenyataan, yang akhirnya menelan korban jiwa juga,” jelasnya.

Dengan adanya kejadian itu pun, dirinya merasa khawatir, bila layanan kesehatan di Kota yang bermotto akhlakul karimah, bila tidak ada perbaikan.

“Kedepannya akan terjadi lagi, bahkan tidak menutup kemungkinan besok dialami oleh keluarga kita, walaupun itu sangat tidak kita harapkan,” katanya.

Dirinya pun berharap kepada Pemerintahan Kota Tangerang untuk segera menindak tegas setiap instansi yang dianggap lalai, sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa manusia.

“Sebenarnya jumlah fasiltas kesehatan dan mobil ambulan di Kota Tangerang seharusnya tidak ada masalah, tapi faktanya ya seperti ini, berarti harus ada sesuatu yang harus segera dibenahi,” harapnya.

Maka dari itu Koordinator BPJS WATCH Tangerang Raya, berencana akan melakukan Gugatan Citizen Law Suit, terkait adanya kasus layanan kesehatan yang mengabaikan kebutuhan warga dalam mendapati pelayanan yang selayaknya didapatkan.

“Tapi masih dalam kajian bersama tim hukum BPJS WATCH Tangerang Raya,” pungkasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.