TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Masyarakat Rukun Warga (RW) 005 Komplek BTN Cantiga di Jalan Komplek BTN Cantiga Blok A11 Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang beraksi karena sampai saat ini Pemerintah Daerah Kota Tangerang tidak memberikan Hak Fasos Fasum kepada Komplek tersebut. Diketahui dengan tidak ada nya Fasos Fasum masyarakat Komplek BTN Cantiga merasa resah ketika hujan turun akan mengakibatkan banjir di sekitar komplek tersebut, Senin (17/5/2021) malam.

Pada Tahun 2019 lalu. Masyarakat Komplek BTN Cantiga dikejutkan dengan informasi bahwa pemukiman kami tidak akan mendapatkan sarana dan prasarana dari Pemerintah Daerah karena belum ada penyerahan dari pihak pengembang kepada Pemerintah Daerah, ini terbukti dengan pengajuan kami pengurus bersama warga RW.05 Komplek Cantiga melalui Forum Musrenbang Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh.

Pada hari Kamis, (11/12/2019) lalu, warga komplek BTN Cantiga pernah diundang oleh Tim Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangerang untuk sosialisasi Sarana Prasarana dan Utilitas (PSU) di kantor Kelurahan Petir, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan kejelasan status komplek kami terutama mengenai Fasos Fasum.

“Kami mohon kebijakan bapak Walikota Tangerang agar dapat menggunakan Peraturan Daerah No.5 Tahun 2017 Tentang Penyerahan Sarana Prasarana dan Utilitas perumahan, khususnya pasal 23 mengenai PSU yang ditelantarkan dan/atau tidak dipelihara serta penyelenggara tidak diketahui keberadaannya maka Pemerintah Daerah dapat mencatatkannya ke dalam Daftar Barang Milik Daerah,” ungkap seorang pengurus RW.005 komplek BTN Cantiga.

Seorang warga komplek BTN Cantiga yang enggan menyebutkan namanya menuturkan, bahwa kami sangat menanti adanya Fasos Fasum dari Pemerintah Kota Tangerang agar dapat kami manfaatkan dengan baik sehingga banjir tahunan di komplek ini tidak terulang, bahkan dia menuturkan pada beberapa tahun komplek cantiga selalu banjir hingga 5 kali dalam setahun, padahal pada tahun 2015 – 2019 komplek cantiga tidak pernah banjir, bahkan yang masih segar dalam ingatannya banjir terjadi pada tahun 2020 dan tahun 2021.

“Meminta kepada Pemerintah Daerah untuk lebih memberikan perhatian yang sama dengan warga masyarakat lainnya, serta memberikan solusi agar komplek kami tidak banjir,” ujarnya

Sementara diketahui bahwa Perumahan Komplek BTN Cantiga dibangun pada tahun 1982 oleh PT.Damar Persada dengan izin prinsip pembangunan komplek tersebut diperuntukkan Perumahan Guru dan pada akhirnya dihuni oleh masyarakat umum. Awal Tahun 1985 Komplek BTN Cantiga sudah di tempati lebih 98% (Sembilan Puluh Delapan Persen) oleh para pemiliknya.

Terkait perihal permohonan tersebut untuk Fasos Fasum Komplek BTN Cantiga, sebelumnya Warga RW.005 Komplek BTN Cantiga pada bulan Maret 2021 sudah berkirim surat kepada Walikota Tangerang.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *