TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com –Toko kosmetik di kawasan Pasir Gatot, Cisoka, Kabupaten Tangerang diduga bebas menjual obat-obat daftar G.

Dari pantauan awak media, terlihat sejumlah anak muda tengah membeli obat diduga berjenis Hexymer dan Tramadol HCI secara bebas di toko kosmetik tersebut, Sabtu (8/10/2022).

Saat disambangi, di toko tersebut dijaga oleh seorang perempuan dan seorang laki-laki. Diakuinya satu butir obat jenis Tramadol HCI itu dijual dengan harga 5000 rupiah.

Seorang penjaga toko tersebut juga mengatakan bahwa pemilik toko kosmetik tersebut bernama Jalur, sembari menyodorkan uang sejumlah 20.000 rupiah kepada awak media. Ia mengatakan hal itu sudah biasa dilakukan ketika tokonya disambangi.

“Obat dijual satunya goceng (5000 rupiah -red), toko tutup jam 22.00 WIB,” ucapnya, dan mengaku kalau dirinya menjaga toko tersebut berdua dengan adik laki-lakinya.

Herannya, penjaga toko tersebut menuturkan kepada awak media “Kalo media kenapa ??? Kalo gak mau uang maunya apa ???,” ungkapnya.

Sambung Putra salah satu pembeli obat Hexymer dan Tramadol HCI mengaku mengkonsumsi obat daftar G tersebut agar dirinya tidak mengantuk saat berjualan.

“Baru kali ini soalnya buat kerja, buat jualan di Citra jualan bakso bakar, ini obat Tramadol dengan Hexymer, gak apa apa kali ??,” ujar Putra yang berdialeg bahasa daerah tersebut.

“Saya kalo jualan suka ngantuk makanya pake ini, ini aja baru, tau ini yang jualan dari temen orang Sukamulya orangnya suka beli kesini,” tambahnya.

Padahal seperti diketahui, obat-obatan yang masuk dalam daftar G tersebut dilarang dijualbelikan secara bebas tanpa anjuran dari dokter. Karena penyalahgunaan obat tersebut daoaat menimbulkan gangguan syaraf dan mental secara permanen, dan telah diatur dalam pasal 196 atau pasal 197 UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Sumber : Lukman Nul Hakim
Editor : Yudha Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan