TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Langkah Camat Pasar Kemis, Sony Karsan dalam melakukan pencegahan penyakit masyarakat di lingkungannya terbilang tegas.

Meskipun dengan keterbatasan wewenang dalam melakukan penindakan tempat hiburan malam, tidak menyurutkan Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis dalam melakukan pendekatan secara persuasif. Alhasil, dua lokasi tempat hiburan malam di wilayah Teluk Jakarta dibongkar sendiri oleh para pemiliknya.

“Mereka sudah disegel, namun masih saja membandel akhirnya kita berikan ultimatum mau bongkar sendiri atau pemerintah yang membongkarnya,” kata Sony dikutip pasca penindakan di Teluk Jakarta, (16/10).

Namun demikian, ketegasan persuasif Kecamatan Pasar Kemis masih saja disalah artikan oleh beberapa pengusaha tempat hiburan malam, yang berada di sekitaran Wisma Mas dan Gelam Jaya.

Sebab, hingga saat ini tiga tempat hiburan malam di dua lokasi tersebut disinyalir masih nekat beroperasi. Meskipun sebelumnya telah dilakukan penyegelan.

Hal itu diperkuat dengan adanya kumpulan pengunjung serta suara dentuman musik dari tiga tempat hiburan, Selasa (18/10/2022).

Direktur Kajian dan Investigasi LSM Aliansi Rakyat Tangerang (ALERTA), Lukman Nul Hakim mengaku prihatin dengan dugaan pelecehan atas penyegelan yang sebelumnya dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang.

“Jika memang benar mereka buka, segel Satpol PP sudah tidak lagi punya harga dirinya,” ungkap Lukman.

Keterbatasan wewenang Camat dalam melakukan tindakan tegas terhadap beberapa lokasi hiburan malam, kata Lukman, seharusnya menjadi atensi dari para penegak Perda yang mempunyai kewajiban dalam menjatuhkan sanksi yang lebih tegas.

“Ini sepertinya percuma kalau cuma Camatnya aja yang memiliki ketegasan, sedangkan Satpol PP nya tidak. Hallo ada apa dengan Satpol PP ?,” ujar Lukman menyentil.

Sumber : TIM
Editor : Yudha Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan