SERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pemerintah Provinsi Banten telah menerjunkan tim ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa untuk memantau dan mendata kerusakan dari gempa berkekuatan magnitudo 6,7 skala richter, pada Jumat (14/1/2022) kemarin.

Hal itu dilakukan Pemprov Banten yang sudah mempersiapkan berbagai skema dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam yang dimungkinkan terjadi di wilayah Provinsi Banten.

Berdasarkan data yang dihimpun, Sabtu (15/1/2022) pukul 10.00 WIB, Tim Pemprov Banten tidak mendapati adanya korban jiwa dari kejadian gempa kemarin. Namun ribuan bangunan di Tiga daerah di Banten rusak.

“Dengan rincian 226 rusak berat, 290 rusak sedang dan 715 rusak ringan,” kata Gubernur Banten, H Wahidin Halim dalam keterangan tertulis yang diterima Faktakhatulistiwa.com, (15/1).

Dengan masing-masing rincian :

  1. Kabupaten Pandeglang sebanyak 214 rusak berat, 269 rusak sedang dan 617 rusak ringan, dari jumlah 28 Kecamatan dan 123 Desa.
  2. Kabupaten Lebak 12 rusak berat, 12 rusak sedang dan 98 rusak ringan, dari jumlah 15 Kecamatan dan 32 Desa.
  3. Kabupaten Serang terdapat 9 rusak sedang, dari jumlah 3 Kecamatan dan 4 Desa.
Bantuan Logistik Yang Diturunkan Bagi Para Korban Gempa Banten, ist. Faktakhatulistiwa.com

“Adapun untuk jumlah bangunan rumah yang rusak di tiga daerah tersebut sebanyak 1.231 rumah,” pungkasnya.

Selanjutnya, Pemprov Banten telah melakukan pengiriman logistik awal ke Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang.

“Berupa perlengkapan dapur keluarga 100 paket dan kidsware 100 paket,” kata Gubernur.

Untuk bantuan selanjutnya, Pemprov Banten akan mengirim bantuan logistik tambahan ke Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

“Bantuan logistik tambahan itu berupa makanan siap saji, air minum kemasan, kidsware, pampers bayi, pembalut wanita, tenda gulung, tenda keluarga, tenda serba guna keluarga, matras, kasur, serta selimut,” terangnya. (Yud)

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan